Tuhan, mengapa Engkau begitu Baik?Ahhhh! Pertanyaan macam apa aku ini... Ya! Aku pun sudah tahu jawaban semua itu, karena Engkau begitu SEMPURNA, Tuhan. Sempurna! Tidak berkekurangan sama sekali. Setitik pun tidak. Itulah hebat dan luar biasanya Engkau.. Aku beruntung mempunyai Engkau, Tuhan.. Tapi Engkau? Beruntungkah Engkau memiliki aku? ........ Hanya Engkau yg tahu jawabannya, God. Tapi yang aku percaya, Engkau menciptakan aku pasti memang karena Engkau Maha Tahu, Engkau Maha Esa, Engkau sudah merancang hidupku begitu indah walau sekarang yang sedang aku alami tidak seindah pemikiranku, tapi aku yakin semua Indah pada Waktu-Mu, Tuhan. Tidak akan terlambat dan tidak akan terlalu cepat. :')
Tuhan, mengapa Engkau begitu Indah?
Tuhan, mengapa Engkau begitu Elok?
Tuhan, mengapa Engkau begitu Sabar?
Tuhan, mengapa Engkau begitu Setia?
Tuhan, mengapa Engkau begitu Pemaaf?
Tuhan, mengapa Engkau begitu Murah hati?
Tuhan, mengapa Engkau begitu Peduli?
Sampai sekarang, sudah berapa kebaikan yang Engkau beri kepadaku, Tuhan? TAK TERHINGGA! Ahhhh! Kalau saja Engkau ada dalam bentuk nyata, mungkin hobby ku akan berubah menjadi suka menciumMu, memelukMu, sms-an denganMu, MenelfonMu setiap saat dan pasti hpMu pun akan cepat rusak.. Tuhan, tapi maafkan aku ya, dosaku kepadaMu pun tak terhingga :( Aku manusia lemah, Tuhan. Maafkan aku :'( Aku sangat mencintai Engkau, Bapa.. :') {}
Mungkin banyak orang jika baca post ku ini berfikir kurang etis untuk melakukan seperti ini, tapi aku tak perduli, This is me what I am :)
Terimakasih Bapa untuk Segala kebaikanMu.
Terimakasih Bapa untuk Keluargaku.
Terimakasih Bapa untuk Orang Tuaku.
Terimakasih Bapa untuk Mamaku,
Terimakasih Bapa untuk Papaku.
Terimakasih Bapa untuk Saudara-saudaraku.
Terimakasih Bapa untuk Kak Santi,
Terimakasih Bapa untuk Kak Rosa,
Terimakasih Bapa untuk Dogma.
Terimakasih Bapa untuk Semua sahabatku dan teman-temanku.
Terimakasih Bapa untuk Engkau yang setia menjadi Sahabat yg selalu bersamaku.
Bantu aku untuk selalu mencintai MEREKA, Tuhan. Semua. Terutama mencintai Engkau, lebih lagi. Bantu aku mencintai dan menyayangi mereka setulus hatiku tanpa meminta kembali. Bantu aku, Bapa. Bantu aku, aku mohon. Aku ingin menjadi citraanMu yang sempurna, yang sesuai dengan yang Kau harapkan. 18tahun aku hidup di dunia ini, aku selalu merindukan Engkau.
Tuhan Yesus, ajarilah aku sabar di saat aku berdoa.
Tuhan Yesus, ajarilah aku berdoa dengan baik.
Tuhan Yesus, ajarilah aku lebih percaya kepada-Mu.
Tuhan Yesus, ajarilah aku lebih pasrah kepada-Mu.
Tuhan Yesus, ajarilah aku untuk mau mengasihi sesamaku.
Tuhan Yesus, ajarilah aku untuk mau mengampuni sesamaku.
Tuhan Yesus, aku mohon rahmatMu.
Tuhan Yesus, aku rindu kepadaMu.
Tuhan Yesus, aku cinta kepadaMu.
Tuhan Yesus, hadirlah selalu dalam hidupku.
So greatful and so blessed to have You, Lord! :)
Aku terlalu yakin dengan 'janji-janjiMU', Tuhan. Terjadilah padaku menurut kehendakMu.
With love and pray, Gita <3
18th, Yang 'mungkin' sedang di ambang kebosanan atau malah yang membosankan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar